Dunia Sastera

Archive for the ‘Keindahan Sastera….’ Category

Ada apa pada cinta??
Suatu Masa dulu bagiku cinta itu suci
Tiada apa yang boleh menandingi
Tapi kini semua itu tiada lagi bererti

Ada apa pada cinta??
Hanya manis pada bicara
Kononnya tiada curiga
Kan kekal ke akhirnya

Ada apa pada cinta??
Hanya duka dan lara
Tidak difahami bagi mereka yang tidak mengalaminya

Tapi,
aku percaya pada satu cinta yang tiada akhirnya
Hanya cinta pada yang Esa…….
Kan kekal selamanya………

“ctshuhadah”

Advertisements

Sesungguhnya kita adalah para pemudik yang suka lupa
Maka jika lautan masih menyala, mendayunglah sekuat
tenaga
Jangan menunggu senyap apalagi gelap menghiba
Tanpa haluan tergambar jelas jalan pulang pasti gulita

Sesungguhnya kita adalah pemudik dengan nasib secarik
kertas
Sejauh mana memandang hidup jangan sampai menjadi
getas
Tersandung batu terhempas badai, rahasia Tuhan harus
kita retas
Berpayung zikir bersayap tawaddu, dengan Bismillah
maju menderas

Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya tanpa
penawar
Kita sudah pasti pulang dengan bekal yang siap di
takar
Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah
mawar
Sesungguhnya segala amal tak bisa lagi menjadi
pencahar

“Maka beruntunglah mereka  yang pulang berbekal amal”

Serambi Mekah, 23 Februari 2008

Dino Umahuk: metafora birahi laut
www.birahilaut.multiply.com

diana izatti <dianaizatti@ yahoo.com> wrote:

aku rindu guraumu
aku rindu tawamu
aku rindu suaramu
aku suka semangatmu
bebas tapi tegas
tak sangka
hariku sepi
tanpa hadirmu…

“yang benar dan hak itu datangnya dari ALLAH, yang lemah dan sering khilaf adalah kita makhlukNya. Tiada yang lebih hebat daripadaNya di muka bumi ini kerana kembali kita kelak kepadaNya dalam fitrah yang sama; hamba.”
Zachary Vearn <zachary_vearn81@ yahoo.com> wrote: sesungguhnya berat ujian itu
terasa kosong nilai hidupku ….
inginku kembali kewaktu itu …
saat aku masih bersamamu …
namun kuharap kuasa yang esa…
tabahkan hatiku seperti dia ..
agar sepanjang waktu ini ku bisa …
menahan rindu yang amat sangat padanya ….
diana izatti <dianaizatti@ yahoo.com> wrote:
pak cik Zach..
it is time
to let him go
without tears
with love in heart…
it is just the
perfect time..
miss him so much!

Alam,
Engkaulah tempat ku dibesarkan dan bermain,
Kau cantik, kau ditumbuhi dengan flora dan fauna yang beraneka rupa,
Kau digunakan untuk pembangunan, pertanian dan petempatan,
Banyak sungguh jasa yang telah engkau sumbangkan.

Manusia,
Kaulah makhluk Allah di dunia,
Kau amat kusanjungi,
Kau cerdik, kau pandai menggunakan segala pemberian yang Maha Esa,
Kau telah menggunakan alam untuk memenuhi keperluanmu,
Tetapi malangnya ada manusia yang alpha dan tamak haloba,
Sanggup menyalahgunakan alam nikmat pemberian Tuhan ini,
Dari alam yang cantik, telah bertukar wajah menjadi alam yang penuh
dengan pencemaran.

Oleh itu,
Jagalah dan peliharalah alam kita,
Tanamlah tumbuh-tumbuhan dari benih-benih cinta yang subur, sirami
dan bajailah ia
Jagalah keindahan serta kebersihannya,
Supaya bumi tempat kita berpijak tidak disalahgunakan,
Alam yang bersih melahirkan anak-anak yang sihat.

by: Sharifah azie

memandang rembulan dengan taburan sinar keinginan
aku ingin kau tatap rembulan
terang cahayanya seterang cinta kita yang menerang langit
Membawa berkah dalam menajalani hidup yang rumit

Menatap rona wajah sendu itu
Sebening embun dini hari
Tatap matamu itu memanja rayu
Nyelinap dalam kalbu

mencintamu bait-bait cintaku yang kekal
Ku hembus di dadaku sebagai takdir berbekal
aku serahkan diri juga cinta
menempuhi goda sepanjang usia dunia

Berserah ketulusan menerima.
mengalirkan kesah pada laut keabadian cinta
Mencoba membuang cinta lain di relung nuansa
Karena cinta adalah dirimu bidadariku

Depok, 3 February 2008
Erwin Arianto

Best Regard
Erwin Arianto,SE
えるウィン アリアンと
———— ——— ——— ——-

Adakah lagi yang lebih pilu selain puisi yang terlahir
dari airmata
Ketika jangkar terangkat dan ombak menghantam seluruh
cerita
Pantai dan dermaga seolah ibu dan kakak perempuan
membuang muka
Sapu tangan tiang kapal mengirim haru ke langit
kelabu, siksa

Lalu segalanya gulita di antara riuh ombak dan cuaca
yang mengamuk
Merobek-robek kain layar berderak-derak hati yang
terserak
Seketika itu merapuhlah waktu jalan nafas yang
semakin tersaruk
Kita sudah tak lagi megukur getar karena musim yang
jungkir balik

Adakah lagi yang lebih puisi selain pilu yang
melahirkan airmata
Ketika nasib terputuskan sekian detik sebelum melepas
tali dermaga
Lapar dan dahaga seolah literan arak api memanggang
raga
Air di tempayan tercampur garam bagaimana lagi
meminumnya

Banda Aceh, 4 Februari 2007

dino f. umahuk

*Terinspirasi oleh puisi Dedy T Riyadi : Seperti
Pacar Pertama

Dalam meniti hari-hari mendatang
Aku takut untuk meneruskannya
Adakah aku akan berhadapan
Dengan kegagalan dan seribu penyesalan…

Telah banyak adegan ku tonton
Ku rasa diriku sentiasa dicabar
Untuk melakukan sesuatu
Bagi kebaikanku dan semua
Namun apalah daya diriku ini
Sikap suka mengalah masih menguasai diri

Namun…aku masih bersyukur
Masih ada insan yang sudi menasihatiku
Memberi perangsang dan dorongan
Serta mengembalikan keyakinan yang telah pudar.

Kini…aku semakin mengerti
Apakah pengertian penhidupanku di dunia ini
Bukanlah semata-mata sebagai makhluk sahaja
Tetapi aku juga harus tabah
Kerana sesungguhnya perjalanan hidupku masih panjang
Tenagaku amat diperlukan
Ikrarku…untuk berusaha demi nusa dan bangsa
serta menjadi warganegara berguna

Semakin aku menjalani penghidupanku
Semakin matang aku jadinya…
Akan ku pastikan penghidupanku ini
Secerah matahari dan bintang di langit
Namun aku tetap mengakui
Segala yang terjadi adalah ketentuan Ilahi
Maka…aku terima penhidupanku ini
Dengan perasaan redha
Serta hati yang terbuka.

by: syazie1979



		

Tajuk-tajuk Sastera

Alhaddad's Blog Stats

  • 22,699 kali dilawati

Alhaddad’s arkid

Alhaddad’s kalendar

November 2017
I S R K J S A
« Mac    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Pengumuman Alhadaddad’s

Kebanyakan artikel di dalam blog ini adalah dari sumber-sumber lain. bukan sepenuhnya karya asli penulis. Harap maklum.

Top Clicks

  • Tiada

Flickr Photos