Dunia Sastera

Archive for Januari 2008

Melangkah dan berjalan
berjalan dan terus Berjalan
Dan kini telah kutapaku jejak-jejak kehidupan
semakin banyak pahit, manis yang membangkitkan

Telah terjelajahi
Suka, Duka, Hitam dan putih
yg membuat hidupku kian bermakna
membawa warna dalam hidup menjadi dewasa

Terkadang ku terhempas di dalam duka
namun aku tetap untuk kembali tegar
Terkadang ku terbawa dalam suka
itu membawa pesona yang tak teringkar

Terus ku lewati jejak jejak hidup
memberi warna dalam berbagai lukisan redup
mencoba memahami peran hidup ku didunia
Mencoba berarti bagi semua

aku bersyukur
dengan duka, nestapa, dan ceria yang kualami
walau kadang semua sering tak terpahami
membuatku mencoba lebih mengerti akan takdir ilahi

mencoba memahami takdir hidup dipilih atau memilih, seperti kata bidadari
Depok 28 January 2007
erwin Arianto


Best Regard
Erwin Arianto,SE
¤¨¤ë¥¦¥£¥ó¡¡¥¢¥ê¥¢¥ó¤È
———— ——— ——— ——-

Advertisements

Angguk – Angguk, Geleng – geleng

Ahli fikir

Apa khabar teman-teman sefikir

*Angguk angguk geleng geleng
Tunduk tunduk ikut telunjuk
Iya Iya saya saya
Kiri Kanan Ikut saja
(Ulang semula)

Kita tunduk pabila diketuk
Bila terantuk tak usah dipujuk
Biarpun dipatuk
Ingat pesan atuk…sabar sabar sabar sabar…

Tak apa tak kisah
Tak rugi tak mati
Tak ambil peduli
Berserah dan pasrah
Biar ada dah dijampi
Ada pasang, surut-naik

Dikerah dijajah
Terus nista dipenjara
Jadi hamba jadi kuli
Jadi batu diam diri
Kita tunggu kita lihat
Kita nanti kita perhati
Jgn merungut biar berjanggut
Diam akur
Kita mesti patuh
Acuh tak acuh endah tak endah
Buat lawak bodoh terlampau
Biar kita melopong
Biar kita menganga
Biar mereka buat apa mereka suka
Biar saja
Jangan melawan
Jangan membantah
Janganlah degil kena ikut perintah
Kena banyak diam
Biar apa orang kata
Kita tawa dalam duka
Kecut takut
Kalut kolot
Terkunci mulut
Bergaduh bertutur
Kalah sabung menang sorak
Tiba masa kita gerak

Ulang * 2 kali

Dik mari dik
Ya kak
Nama adik siapa?
Liya…
Adik tahu nyanyi tak?
Tahu…
Mari ikut kakak nyanyi sama-sama…

Angguk angguk geleng geleng
Tunduk tunduk ikut telunjuk
Angguk angguk geleng geleng
Tunduk tunduk ikut telunjuk

Iya Iya saya saya
Kiri Kanan Ikut saja
Iya Iya saya saya
Kiri Kanan Ikut saja

Tolak Tambah
Kali ganda
Hitung kira segala nista
Maju mendung
Tinggi rendah
Berapa nilai
Nilai bangsa

Kak…Sekupang ke?
Dua kupang ke? Tiga kupang?
Sawah sebendang
Ladang sebidang
Tanah sekangkang
Pohon sebatang
Kerana uang semua hilang hanya tinggal shelai sepinggang

Yang jening yang lebai yang pandir yang luncai
Yang angannya tinggi yang dibuai mimpi yang sawah terjual
Maruah tergadai

Kamu mahu lagi?

Ahli fikirrrr…sabar, sabar,sabar, sabar,sabar, sabar
* * *

Artist: Ahli fikir

Casanova

Meniduri

Nyawa yang aku puja

Melepasi tuhan

Yang tak pernah

Adalah ternyata

Satu bohong

Membunuh aku

Terlalu dalam

Meluahkan

Lelakiku dari dusta

Dan madah indah

Menyiksakan jiwa

Dan roh yang ada menjerit

Di dalam penjara

Yang penuh dengan

Nikmat sementara

Pateranya

Adalah segala yang termimpi

Dalam jemala

Menderu meminta

Akan raganya

Aku dahaga

Kuminum semua airnya

Dan sesudah

Aku semakin haus

Dari sebelumnya

Lama kelamaan

Aku lemas

Didalam laut

Yang aku cipta

Juan Einriqie

JUAN EINRIQIE
Woodlands Crescent
Blk 787D #02-42
Singapore 734787
Tel : (+65) 91010339

Mencintaimu Selamanya

Tidak terhela

Nafas yang tertinggal

Menjejari pinta

Untuk mendakapmu

Sekujur nyawa

Terlalu jauh

Namun terlalu dekat

Teramat dalam

Terpaku

Dimateri

Sekian cinta yang kau sisakan

Aku menerjah semua

Dengan separuh nyawa

Kusirna

Sarat kaki melangkah

Tanpa nyawa ada di sebelah

Dan pada setiap kau datang

Kenapa ada airmata

Dan saat kau pergi

Kenapa aku mati

Mencintaimu lebih dari diriku

Tiada cukupkah itu

Untuk kutafsir

Akan betapa aku mencintaimu

Apa sekiranya ada yang ingin

Akan hati ini

Lantas terpaksa aku memberi

Sedang sanya ia

Terpateri dengan namamu

Shamira adoree

Jawaplah akan tanyaku

Sedarkanlah aku

Yang aku tidak ada lagi

Di dalam hatimu

Hanya aku

Yang merasakan ini

Dengan apa yang aku rindu

Dengan apa yang tertinggal

Untuk ku

Tidak sesaat

Dari waktuku

Tiada kamu

Dalam hati ini

Biar ku cuba

Untuk menipu

Yang aku membencimu

Aku sedar

Yang sanya

Aku terlalu mencintaimu

Terlalu merinduimu

Bodohkah aku

Kerana terlalu menyayangimu

Sedangkan kau tidak pernah

Merasakan serupa

Apa yang aku rasa

Mengertikah engkau

Tentang hakikat hidup

Dan erti bahagia

Tanpa cinta

Apalah yang ada pada semua

Segalanya tiada makna

Biarkanlah aku

Dengan apa yang aku ada

Aku berjanji

Pada bulan yang setia

Pada malam

Dan suria pada siang

Hanya kematian

Yang akan mematikan harapku

Membunuh semua rinduku

Dan cintaku

Akan hidup sepanjang

Dunia berwaktu

Juan Einriqie

p/s: Suatu hari kau kan mengerti,

betapa dalam aku mencintaimu,

dan nanti Dia akan bercerita,

tentang aku padamu,

kenapa aku,

terlalu menyayangimu,

walau kau mungkin bukan milikku kini.

JUAN EINRIQIE
Woodlands Crescent
Blk 787D #02-42
Singapore 734787
Tel : (+65) 91010339

Aku bukanlah Seorang Pendongeng
terkadang aku hanya diam
Tak ada kata diam dalam seribu bahasa
mencari titik terendah dalam pikiran yang dalam

Aku bukanlah seseorang yang berarti
ketika waktu aku bagaikan seorang kiyai
mengobral kata dengan makna selangit
membuat kesombongan berkibar melebihi langit

Aku bukanlah seorang yang memahami
hingga pada saat ku coba mencari arti
dengan merenung dalam diamku
Dan terdapat hati yang tidak dapat dimengerti

Aku bukanlah seorang pertapa
maka aku harus rendah hati
Tak bolah aku bersombong hati
Karena aku bagai buih kan hilang dan berganti

Aku hanya ingin berkarya
hanya kususun kata kata tak bergema
melambangkan kekosongan sebuah jiwa
walau terkadang tak berarti dan tak bermakna

Tapi tak lelah aku untuk terus belajar
Mencari makna akan hidup dan kehidupan manusia
kendati hari ini aku seorang pembelajar
menuju pemahaman akan makna hidup di dunia

Dalam pembelajaran yang tak pernah henti
Erwin Arianto, depok 28 January 2008


Best Regard
Erwin Arianto,SE
¤¨¤ë¥¦¥£¥ó¡¡¥¢¥ê¥¢¥ó¤È
———— ——— ——— ——-

Ku cari cinta yang hilang
Di puncanya
dan di hujung nya
Namun yang ku temui… buntu…

Ku rawat parut semalam
Dengan balutan airmata
Pedih dan lirih
Hati ku terdampar di pantai siksa…

Ku singkap sejarah semalam
Pada bayang hitam yang kalut
Dengan hati berteman akal
Bersama cahaya redha…
Lalu ku alas dengan takwa…

Dalam selubung putih aku bersujud
Buntu ku temui jawapan
Siksa ku berganti tenang
Cinta ku kembali bertaut
Hatiku kembali berbunga
Dengan kalamnya aku berteman….

karya asli: Alhaddad

Di keheningan sebuah Malam
Sejalan waktu yang kian lalu
kucari selalu hati yang kau janji dulu
Masih kah kau ada disana menanti cinta

Diatas rindu yang membalut Tak terperi
Aku terus bergelut dengan mimpi
Mimpi memberi lebih berarti
kureguk hening kumampatkan sepi

sesekali teringat di waktu bergulir
ada sesal tertinggal
ada perih Terukir
ada cinta meninggal

kini sang mentari mengintip pada sela mega
kuhembus seluruh nafas penyesalan, kupejamkan mata
Kulupakan semua kenangan yang berbaris
kubiarkan Seluruh rasa larutkan seluruh inderaku

Sembunyikan aku
sembunyikan di antara deru waktu
sembunyikan dari belaian lembut itu
Sembunyikan Atas cinta yang telah berlalu

24 January 2007


Best Regard
Erwin Arianto,SE
¤¨¤ë¥¦¥£¥ó¡¡¥¢¥ê¥¢¥ó¤È
———— ——— ——— ——-


Tajuk-tajuk Sastera

Alhaddad's Blog Stats

  • 22,699 kali dilawati

Alhaddad’s arkid

Alhaddad’s kalendar

Januari 2008
I S R K J S A
    Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Pengumuman Alhadaddad’s

Kebanyakan artikel di dalam blog ini adalah dari sumber-sumber lain. bukan sepenuhnya karya asli penulis. Harap maklum.

Top Clicks

  • Tiada

Flickr Photos